27 Desember 2018

Berharaplah Hanya Kepada Allah


“Enaknya ya punya anak. Dimasa tua bisa diurusi”. Ucap seorang nenek padaku. Beliau berusia 71 tahun. Sedang menderita kolestrol tinggi dan darah tinggi. Beliau senang dikunjungi karena ada teman bercerita. 

Hari itu suara hatinya tercurah. Betapa beliau merindukan kehadiran anak sejak awal pernikahan dahulu. Tenaga, waktu dan harta sudah dihabiskan sebagai ikhtiar memperoleh anak. Namun Allah swt berkehendak lain. Hingga suami berpulang anak tak kunjung datang. 

Kini rindu itu masih sering muncul. Terutama saat sakit mendera. Ingin ada anak mendampingi dan merawatnya.

Ucapan si nenek membuat ingatanku melayang ke beberapa kenalan. Mereka juga sudah tua. Memiliki anak kandung. Namun nasib mereka tak jauh beda dengan nenek yang ku ceritakan di awal. Mereka pun kesepian karena ditinggalkan anak – anak mereka. 

Cerita semisal banyak sekali. Banyak anak hari ini menelantarkan orang tua yang telah melahirkan dan merawat mereka hingga dewasa. Alhasil panti jompo pun ramai. Ditemukan pula banyak orang lanjut usia terkatung katung di jalanan.

Pada umumnya orang tua memandang anak – anak mereka sebagai aset hari tua. Orang tua berharap anak bisa menjadi penopang hidup mereka kelak. Mereka yakin kasih sayang mereka selama membesarkan anak – anak akan membekas dalam benak. Tak mungkin bayi yang dulunya membuat tidur mereka terganggu tega berbuat keji pada orang tuanya.

Namun harapan rupanya tak sesuai kenyataan. Fenomena anak durhaka menjadi bagian dari zaman ini. Anak membentak orang tua. Anak membebani ekonomi orang tua pun ada. Anak melupakan orang tua. Bahkan anak yang tega membunuh orang tuanya sendiri juga ada.

Makanya Allah swt mewanti – wanti makhlukNya agar jangan berharap pada selainNya. Berharap pada manusia bisa kecewa. Tapi berharap pada Allah swt takkan pernah mengecewakan.

Imam Syafi’i mengatakan bahwa, “Ketika hatimu terlalu berharap pada seseorang, maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya pengharapan, supaya mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui orang yang berharap pada selain-Nya, Allah menghalangi dari perkara tersebut semata agar ia kembali berharap kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Jika kita memiliki anak, rawat dan didiklah dia semata karena melakukannya merupakan perintah Allah swt. Anak adalah amanah Allah swt. Tugas orang tua adalah menjadikan anak – anak mereka sebagai hamba Allah swt yang taat.

Jangan sekali – kali menggantungkan harapan masa tua kita pada anak – anak. Allah swt yang akan menolong kita dengan caraNya. Allah swt yang akan memudahkan urusan dunia kita sampai maut datang jika berharap hanya kepadaNya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap,” (Qs. Al Insyirah :8).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah memberi komentar bijak dan bermanfaat untuk blog ini