27 Desember 2018

Berharaplah Hanya Kepada Allah


“Enaknya ya punya anak. Dimasa tua bisa diurusi”. Ucap seorang nenek padaku. Beliau berusia 71 tahun. Sedang menderita kolestrol tinggi dan darah tinggi. Beliau senang dikunjungi karena ada teman bercerita. 

Hari itu suara hatinya tercurah. Betapa beliau merindukan kehadiran anak sejak awal pernikahan dahulu. Tenaga, waktu dan harta sudah dihabiskan sebagai ikhtiar memperoleh anak. Namun Allah swt berkehendak lain. Hingga suami berpulang anak tak kunjung datang. 

Kini rindu itu masih sering muncul. Terutama saat sakit mendera. Ingin ada anak mendampingi dan merawatnya.

Ucapan si nenek membuat ingatanku melayang ke beberapa kenalan. Mereka juga sudah tua. Memiliki anak kandung. Namun nasib mereka tak jauh beda dengan nenek yang ku ceritakan di awal. Mereka pun kesepian karena ditinggalkan anak – anak mereka. 

Cerita semisal banyak sekali. Banyak anak hari ini menelantarkan orang tua yang telah melahirkan dan merawat mereka hingga dewasa. Alhasil panti jompo pun ramai. Ditemukan pula banyak orang lanjut usia terkatung katung di jalanan.
21 Desember 2018

Meneladani Cara Sehat Ala Nabi





Judul buku    : Rasulullah Is My Doctor
Penulis          : Jerry D. Gray
Penerbit         : Sinergi
Tahun terbit  : 2017
Cetakan         : ke-20
Ketebalan     : 266 hal
ISBN              : 978-979-98988-5-2


Dicetak sebanyak dua puluh kali menandakan buku ini cukup dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai mantan tentara Angkatan Udara AS tahun 1978, penulis mengaku tahu banyak mengenai sepak terjang Amerika Serikat. Menurutnya AS bertanggungjawab pada kematian banyak orang di dunia.

Industri farmasi dan makanan cepat saji menjadi bagian dari sarana penguasa dan pengusaha amerika untuk meraup keuntungan besar dari publik. Dan semua itu berjalan mulus karena sistem demokrasi berhasil diekspor oleh AS ke seluruh dunia.

 “Suatu bangsa yang pada awalnya dibentuk sedemikian rupa agar pembuat kebijakan dapat mempresentasikan kebutuhan rakyat jelata, saat ini telah berubah menjadi suatu sistem yang hanya melayani kebutuhan dari perusahan bisnis saja. Pemimpin AS telah menempatkan “tujuan bisnis” sebagai prioritas utama mereka dibandingkan keinginan dan kebutuhan rakyat Amerika Serikat. (Hal. 216)

Dalam buku ini Jerry berusaha meyakinkan pembaca, meski ia bukan dokter namun ia tahu banyak tentang industri farmasi Amerika. Informasi tentang hal itu didapatkan melalui berbagai tulisan dari sumber terpercaya yang lengkap dengan data – data ilmiah. Dalam buku ini Jerry memuat informasi – informasi tersebut.

Bisa dibilang hampir seratus persen Jerry tak lagi percaya pada dunia kedokteran modern yang didominasi AS, terutama industri farmasinya. Ia termasuk golongan anti vaksin.

“Apakah seluruh isi planet ini sudah kehilangan akalnya? Apakah saya satu – satunya yang telah membuka mata terhadap kebenaran “yang sebenarnya”? Mengapa orang – orang mempercayai lembaga – lembaga yang jelas – jelas menipu mereka? Apakah semua orang sudah keracunan? Mungkin memang demikian. (Hal. 218)

“Tidak ada yang tertarik terhadap kesehatan anda, kecuali anda sendiri. Tidak ada lembaga- lembaga, dokter – dokter, dan pemerintah – pemerintah yang memiliki keinginan agar anda benar – benar sehat.” (Hal. 224)

Kalimat – kalimat diatas jelas menggambarkan betapa kuat ia memegang pendapatkan. Terlalu ekstrim ya. Namun ia merasa memiliki alasan kuat untuk bersikap demikian.

Sebagai gantinya Jerry menawarkan cara – cara sehat ala Nabi. Ia menganjurkan pembaca menghindari bahan – bahan kimia untuk pengobatan ataupun pemeliharaan kesehatan. Lalu menggantinya dengan bahan – bahan alami seperti madu, minyak zaitun, dan rempah – rempah dapur.