28 Maret 2018

Jangan Diam Dengan Maksiat

Putri Nurul Huda


Setiap pelanggaran hukum Allah swt, pasti berakibat keburukan.  Itulah yang sedang kita rasakan saat ini. Hukum Allah swt telah diabaikan dalam mengatur kehidupan kita sehingga kemaksiatan seperti zina menyebar luas. Salah satu efeknya, penyakit kelamin mematikan HIV/ AIDS pun menyebar luas. Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumatera Utara (Sumut), Ramadhan mengakui bahwa trend kasus HIV/AIDS pada kaum perempuan cenderung meningkat. 

Sedihnya, penularan pada mereka berasal dari suami mereka. Artinya, penderita HIV/ AIDS bukan lagi kebanyakan berasal dari kalangan perempuan pekerja seks komersil (PSK) melainkan perempuan baik-baik. Mereka tertular virus tersebut dari suami yang “jajan” di luar. Alhasil anak-anak mereka pun ikut tertular penyakit tersebut.

Jika orang-orang baik pun sudah merasakan dampak dari menyebarnya kemaksiatan, itu artinya kerusakan sudah sedemikian parah. Sebenarnya hal ini sudah diingatkan oleh Allah swt dalam sebuah ayat al Qur’an bahwa azab Allah tidak hanya akan menimpa orang-orang yang berbuat jahat saja, tetapi orang-orang baik di sekitar mereka pun akan terkena dampaknya (QS al-Anfal [8]: 25). Sebab orang-orang baik itu enggan memberi peringatan.

Belum semua dari kaum muslim hari ini sepakat bahwa kerusakan yang terjadi akibat diabaikannya syariat Islam dan diterapkannya sistem kapitalis liberal. Masih ada yang ridha hidupnya diatur dengan hukum-hukum buatan penjajah. Kehidupan tanpa aturan dari Sang Pencipta, serba bebas yang akhirnya mendorong manusia berbuat berdasar hawa nafsunya. 

27 Maret 2018

Perlindungan Islam Bagi Perempuan



Jika saat ini para perempuan merindu sebuah perlindungan dari tindak kekerasan, maka perempuan di masa peradaban Islam dulu sudah merasakan yang demikian. Setidaknya ada dua kisah dalam sejarah Islam, yang menunjukkan perlindungan terhadap kehormatan perempuan.

Suatu ketika di negara Islam Madinah, seorang muslimah pergi ke pasar Yahudi Bani Qainuqa’ untuk menjual sebuah barang. Di sana perempuan itu dilecehkan oleh tukang emas, hingga auratnya tersingkap. Dan peristiwa itu menjadi penyebab Rasulullah saw sebagai kepala negara mengusir bani Qainuqa’ dari Madinah (Ibnu Hisyam, hal. 7).

Kisah semisal terjadi pada masa pemerintahan khalifah al-Mu’tashim Billah. Kala itu ada seorang muslimah diperlakukan buruk  oleh seorang lelaki di Kota Amurriyah, Romawi. Muslimah itu berteriak memanggil khalifah untuk meminta pembelaan. Mendengar informasi tersebut khalifahpun bersegera menolong perempuan itu dengan membawa serombongan pasukan (Hidayatullah.com).

Sangat jarang saat ini kita mendengar kisah heroik perlindungan terhadap perempuan seperti kisah di atas. Justru perempuan masa kini rentan dilecehkan, diperkosa bahkan dibunuh. Lebih – lebih, kekerasan banyak dilakukan oleh keluarga sendiri. Kekerasan rumahtangga oleh suami, penyiksaan oleh majikan, gangguan preman kepada karyawan pusat perbelanjaan yang pulang malam dan lain sebagainya.

Wajar jika kini banyak perempuan menuntut perlindungan kepada negara dari segala bentuk kekerasan.
4 Maret 2018

Islam Memelihara Kehormatan Penghuni Rumah



Dream

Tiap selesai mengikuti kajian, rasanya makin cinta sama Islam. Sebab Islam begitu sempurna. Dengan Islam Allah swt mengatur hidup manusia agar selalu punya solusi dalam menghadapi masalah.

Salah satu masalah yang kita hadapi sekarang adalah pelanggaran kehormatan penghuni rumah. Banyak terjadi pencurian, pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan di dalam rumah. Artinya, seseorang seenaknya memasuki rumah orang lain tanpa izin, sembari menyakiti penghuninya.

Sehingga kita saat ini merasa kurang nyaman berada di rumah, terutama ketika sendirian. Pengamanan kita lakukan semaksimal mungkin, agar tak ada penjahat yang bisa masuk. Benar kan?
Tribunnews.com
Asal tahu saja, baru-baru ini di daerah saya ada siswa SMA dibunuh dan diperkosa saat berada sendirian di rumah. Waktu itu ibu dan ayah si gadis bekerja. Ia libur sekolah karena sakit. Kesendiriannya di rumah berujung kematian, akibat ulah seseorang yang bernafsu melakukan kejahatan, tega memasuki rumah orang lain tanpa izin.

Saat rumah ditinggal pergi seluruh penghuninya pun terjadi masalah. Sudah banyak kasus, rumah ditinggal mudik lebaran, saat penghuni rumah kembali harta berharganya telah raib.