Minggu, 19 November 2017

Al Qur’an, Tanda kekuasaan Allah Bukan Kitab Sains




Judul buku          : Miracles of Al Qur’an & As-Sunnah
Penulis                 : Zakir Naik & Tim Islamweb
Penerjemah          : Dani Ristanto
Penerbit                : Aqwam
Tahun terbit         : 2017
Cetakan                : IV
Ketebalan             : 224 hal
ISBN                     : 978-979-039-339-4


                Ustadz Zakir Naik dikenal sebagai ahli perbandingan agama. Beliau menyebar dakwah, mengajak nonmuslim masuk Islam. Sosok beliau sudah dikenal dunia. Karena dakwah beliau yang cukup berpengaruh, sampai-sampai penguasa india membencinya dan berusaha menghentikan dakwahnya. Semoga Allah swt merahmati beliau.

            Isi buku ini sering jadi bahan dakwah Ustadz Zakir. Mengingat untuk beriman orang perlu bukti. Bukti atas kesalahan agamanya semula dan bukti kebenaran Islam. Memuat fakta-fakta ilmiah di alam semesta yang membuktikan al Qur’an benar dari Sang Pencipta.

Ketika ilmuwan menemukan adanya zat penyembuh pada madu misalnya(QS An Nahl; 68-69). Ternyata al Qur’an sudah sejak 1400 tahun lalu mengabarkan hal tersebut. Padahal saat itu belum ada aktivitas penelitian tentang madu. Hingga tak mungkin al Qur’an yang hebat itu dibuat oleh manusia.

Atau ketika al Qur’an menyatakan calon bayi dalam rahim dilindungi tiga lapis kegelapan (QS. Az- Zumar:6). Maka hal ini ditemukan oleh ilmuwan barat Dr. Keith Moore. Beliau bilang ada tiga lapis pelindung pada janin berupa anterior dinding perut ibu, dinding rahim dan membrane amnio chorionic.

Demikian pula dengan hadist Nabi, bersesuaian dengan ilmu pengetahuan. “Tidaklah tindakan keji (asusila) muncul pada suatu kaum dan mereka melakukannya secara terang-terangan, kecuali akan muncul berbagai wabah dan penyakit yang belum pernah tejadi pada orang-orang sebelum mereka..”(HR. Ibnu Majah).

Kenyatannya telah muncul penyakit mematikan bernama AIDS (acquired immune deficiency syndrome) yang belum pernah ada sebelumnya. Penyakit misterius nan menjijikkan yang kini penularannya lebih banyak lewat hubungan seks dan jarum suntik. Penyakit ini berawal dari Amerika tahun 1981 berkenaan dengan tindakan keji penyimpangan seksual.

Barangkali sebagai muslim kita masih sulit mencerna bagaimana bisa matahari terbit dari barat sebagaimana dikabarkan di hadist. “”Tidaklah tegak hari Kiamat hingga matahari terbit dari barat..”(HR. Bukhari)

Sebagai muslim kita cukup mengimani kabar tersebut, bahwa itulah salah satu tanda datangnya kiamat. Entah bagaimana jalan ceritanya, pokoknya itu pasti terjadi. Karena sudah dikabarkan oleh Rasulullah saw.

Namun ternyata pengamatan para ilmuwan terhadap rotasi bumi memberi kesimpulan bahwa pada satu titik bumi bakal berputar dari arah berlawanan, dari timur ke barat. Artinya, fenomena tersebut bisa dijangkau oleh dunia ilmu pengetahuan. Subhanallah.

Betapapun menakjubkannya al Qur’an karena cocok dengan sains, Ustadz Zakir mengingatkan, al Qur’an bukan kitab sains. Seseorang tidak boleh menjadikan al Qur’an sekedar sebagai inspirasi penelitian dalam sains.

Al Qur’an adalah rahmat dari Allah swt. Penjelasan tentang fenomena alam di dalamnya tak lebih sebagai tanda-tanda kekuasaan Allah swt bagi makhlukNya. Agar manusia beriman pada Sang Pencipta yang benar. Lalu keimanan itu jadi alasan kuat bagi muslim untuk taat pada syariah Islam.

Selain isi yang menarik, buku ini juga cakep karena dikemas dengan hard cover disertai gambar-gambar terkait pembahasan. Meski saya bukan ‘orang sains’ tapi ‘orang sosial’ yang banyak tak paham istilah sains, membaca bukunya tetap menarik, tersebab sejumlah kelebihan yang dimilikinya.

2 komentar:

  1. Baru tahu mba AIDS sudah ada sejak tahun 1981 , seumuran saya ya. Penyakit mengerikan semoga anak cucu kita terhindar dari penyakit itu. Bagus bukunya jadi kepingin baca.

    BalasHapus
  2. Amiin.. Silahkan bukunya dibaca mbak..

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...