Rabu, 20 September 2017

(Review) Bekerja Untuk Mengembangkan Diri

  
Judul buku     : Bekerja Bukan Untuk Uang
Penulis           : Venny Eriska
Penerbit         : Jejak Publisher
Tahun terbit   : Cetakan
Ketebalan      : 90 hal
ISBN              : 978-602-61595-6-4
Peresensi      : Eva Arlini

Kalau boleh saya sebut, buku ini buku motivasi. Iya. Karya remaja yang menggelari dirinya gadis kecil ini mengajak pembaca agar memandang pekerjaan lebih dari sekedar uang. Terinspirasi dari gurunya, Venny berkesimpulan bahwa pertimbangan utama dalam memilih pekerjaan sebaiknya adalah peluang untuk berkembang.

Kalau saya menafsirkan sih, yang dimaksud lebih kepada pekerja pemula yang belum banyak pengalaman. Kalau untuk seorang ahli, tentu dirinya dan perusahaan harus memperhitungkan gaji yang pantas untuk sang ahli. Sebab gaji yang sesuai standar keahlian tersebut menunjukkan penghargaan kepada ilmu. Artinya, kalau seseorang yang sudah berpengalaman dan amat ahli dalam bidang tertentu tidak menjadikan uang sebagai pertimbangan, sama saja ia tidak menghargai ilmu yang dimilikinya. Ini menurut saya loh hehe.

Maka demi mematangkan diri jadi seorang ahli, kita harus mau mencoba sebuah pekerjaan meski gaji tak seberapa. Sebab, pengalaman lebih berharga. Ketika sudah terbina dengan ilmu dan pengalaman, maka uang bakal datang dengan sendirinya. Ini yang saya tangkap dari buku tersebut. Untuk meyakinkan pembaca Venny memberi ilustrasi dan contoh-contoh kasus yang membuktikan pandangannya.

Saya menemukan spirit perjuangan dalam buku ini. Motivasi untuk pembaca dan penulis sendiri. Karena kabarnya penulis ingin bekerja dan cari pengalaman di Jepang, untuk membentuknya sebagai professional di bidang yang ia pilih. Makanya pembahasan dilengkapi dengan tips menjadi seorang pekerja yang baik dan beragam contoh negara yang sukses karena pekerjanya bekerja dengan baik. Memuat pula jenis-jenis pekerjaan unik yang ada di dunia. Membacanya bikin gelik, hehe.

Dalam buku ini pula, saya mendeteksi ada kekecewaan Venny kepada masyarakat Indonesia. Ketidakdisiplinan, ketidakjujuran memang jadi ciri sebagian masyarakat kita. Padahal negeri kita berpenghuni mayoritas muslim. Dimana Islam sudah mengajarkan tentang pentingnya bersungguh-sungguh dalam beraktivitas, seperti bekerja. Diajarkan pula akhlak seperti jujur, menepati akad alias disiplin dan lain sebagainya. Sayangnya mutiara Islam tak terintegrasi dalam diri kaum muslim kebanyakan. Sehingga negeri kita berisi orang-orang yang tidak menarik.

Termotivasi dengan Jepang oke-oke aja Ven, tapi jangan lupa ya, Venny punya tanggungjawab juga merubah anak bangsa kita dari sifat-sifat buruk menjadi kaum yang ideal. Karena Venny lebih dulu sadar akan hidup serius ketimbang yang lainnya. Setuju?

Selain isi bukunya, nilai plus lainnya ada pada diri penulis sendiri. Setidaknya ada empat point yang saya tangkap dari siswa SMK Broadcasting Bina Creative (BBC) ini.

Pertama, diusia mudanya, Venny sudah mampu menuangkan hasil diskusi dengan gurunya dalam bentuk tulisan. Susunan kata-katanya juga teratur. Bagus. Tak banyak yang bisa demikian.

Kedua, Venny berani ambil tema bekerja, padahal ia belum bekerja. Ibu Venny sempat cerita kalau awalnya Venny ngomong ke ibunya,”apa pantas belum kerja tapi nulis buku tentang kerja?”

Dasar Venny yang punya semangat tinggi dan didukung keluarga, ia pun maju terus.

Ketiga, menyelesaikan buku yang sarat info seperti buku “Bekerja Bukan Untuk Uang” ini, Venny bisa dipastikan maniak baca. Dan memang harus gitu kalau mau wawasannya berkembang terus. Membaca lalu berkarya. Membaca lalu berkarya.


Saya kira kerennya pemuda tuh begini. Bukan kayak pemuda kebanyakan yang sukanya nongkrong sana sini menghabiskan waktu nggak jelas. Usia terus bertambah tapi amalan sia-sia. Rugi dunia akhirat dong.

Keempat, karya Venny cukup bermanfaat. Bukan saja calon pekerja yang masih muda-muda, para pegawai berpengalaman pun saya kira cocok baca buku ini. Supaya bisa memperbaiki cara berpikir yang mungkin selama ini masih keliru.

Kalau buku pertama dan kedua Venny berbentuk novel. Maaf ya Ven, terus terang kakak kurang suka. Karena ide cerita yang memuat percintaan remaja itu. Meski tetap diacungi jempol Venny udah mampu nulis novel dan ada nilai positif juga dari segi motivasi berkarya. Tapi ide pacaran itu loh Ven. Menurut kakak kurang mendidik.

Tapi kakak maklum kok. Itu naluriah. Venny remaja yang haus info. Pergaulan pun luas. Pada umumnya remaja sekarang cukup liar mengekspresikan cinta. Kebanyakan dengan pacaran. Jadi bisa dibilang wajar sih Venny bersikap demikian.


Kakak cuma berharap, seiring ilmu Venny yang makin bertambah, berkumpul dengan komunitas salih/ saliha, Venny makin cinta sama Allah swt yang kasih Venny berbagai kelebihan. Venny pun makin mengamalkan ajaran Islam. Sukses terus dek. Amiin.

3 komentar:

  1. Dalam bekerja memang banyak yang didapat ya ga hanya uang aja.. Venny memang bakat nulis ya,masi sekolah udah nerbitin buku

    BalasHapus
  2. iya mbak Venny anak berbakat yang insya allah mampu menggapai cita-citanya..amin

    BalasHapus
  3. Tujuan bekerja ya harusnya uang. Kalau ada yang tujuannya bekerjanya bukan uang, tapi semata-mata pengembangan diri, ini saya kasih banyak kerjaan yang tanpa uang. Dijamin akan terjadi pengambangan diri, walau tanpa gaji.

    Pekerjaannya banyak, misanya:
    1. Kerja nyuci pakaian kotor saya. Saya jamin kalau tiap hari nyuci maka pengambangan diri akan terjadi. Misalnya kecepatan mencuci, kebersihan, kehematan air, kehematan sabun, dsb.
    2. Kerja mencabuti rumput pakai tangan. Saya jamin kalau tiap hari mencabuti rumput tentu akan terjadi pengembangan diri. Di antaranya: tangan menjadi kuat, kecepatan meningkat, kecekatan pun tambah,dsb.
    3. Tukang ketik di kantor saya. Dijamin akan terjadi pengembangan diri. Di antaranya: kecepatan mengetik bertambah, skill mengetik 10 jari akan terlatih, kemampuan komputer pun meningkat, menjadi faham serba-serbi printer, dsb.
    4. DLL

    Masih banyak lagi pekerjaan lainnya. Ayo siapa yang mau bekerja tanpa gaji. walaupun tak digaji, tapi pasti mendapatkan pengembangan diri.

    Silahkan daftarkan diri anda segera, pakaian kotor saya terbatas, siapa cepat dia dapat.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...