Senin, 06 Juni 2016

Hari Pertama Berbuka Puasa

ukmmunlam.wordpress.com

Alhamdulillah sudah merasakan buka puasa di hari pertama Ramadhan ini. Bersama suami di rumah, berdua aja. Minum teh manis hangat ditambah biskuit. Makanan beratnya, nasi lauk telur puyuh disambal dan sayur tunas sawi direbus. Nikmatnya berbuka insya allah akan dirasakan setiap hari selama Ramadhan, kecuali tamu bulanan datang hehe. Gimana dengan buka puasa di hari pertama kamu?

Ngomong-ngomong tentang berbuka, Islam mengatur tentang adab berbuka loh. Kalau berbuka mengikuti adab yang sudah diatur oleh Allah Swt, insya allah puasa lebih berkah kan ya. Barangkali udah pada tahu karena ilmu Islam mudah di cari sekarang, apalagi seputar fiqih puasa, buku-buku maupun artikel di internet banyak yang membahas tentangnya. Tapi nggak apa ya saya ulang lagi di sini, setidaknya ini saya sesuaikan dengan pengalaman sendiri jadi barangkali ada hal baru yang bisa kamu dapatkan. Nih dia...

Bersegera Untuk Berbuka

Kalau dulu masih remaja, saya menyangka kalau berbuka itu lebih dilambatkan lebih baik. Saya berprasangka kalau semakin lama waktu berbuka berarti semakin lama waktu puasa saya dan dihitung pahala sama Allah Swt. Kalau bersegera berbuka maka waktu puasa sudah habis dan nggak dapat pahala lagi. Hehe, lucu ya. Itulah jadinya, karena beramal berdasarkan prasangka bukan ilmu, akhirnya bukan pahala yang didapat malah tersesat.


Menyegerakan berbuka puasa hukumnya sunnah. Ini berdasarkan hadist Rasulullah Saw: “Senantiasa manusia di dalam kebaikan selama menyegerakan bebuka.” (HR Bukhari)

Juga dari Sahl bin Sa’ad ra, Rasulullah Saw bersabda: “Umatku akan senantiasa dalam sunnahku selama mereka tidak menunggu bintang ketika berbuka (puasa).” (HR Abu Dawud)

Artinya, begitu masuk waktu maghrib maka tak boleh menunda-nunda dengan melakukan suatu pekerjaan, namun segera berbuka.


Baru tahu juga saya, bahwa kalau tak bersegera atau melambat lambatkan berbuka, justru kita tak ada bedanya dengan kaum Yahudi dan Nasrani

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda: “Agama ini akan senantiasa menang selama manusia menyegerakan berbuka, karena orang-orang Yahudi dan Nasrani mengakhirkannya.” (HR Abu Dawud)


Meneguk Air Putih dan Makan Kurma


Berbuka dengan kurma dilakukan oleh Rasulullah Saw. 


Dari Anas bin Malik ra: “Adalah Rasulullah Saw berbuka dengan korma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan korma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air.” (HR Ahmad)


Setahu saya menurut ilmu kesehatan, berbuka dengan yang manis-manis baik ya untuk tubuh. Kalau saya di hari pertama buka puasa ini belum makan kurma. Soalnya ada kabar dari kakak ipar disuruh jemput kurma di rumah beliau. Jadi ceritanya mau dikasih kurma sama kakak ipar. Ya udah nggak beli deh hehe. Insya allah besok mau di jemput kurmanya.

Jangan Lupa Berdoa

Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Nabi Saw bersabda:

“Tiga orang yang tidak akan ditolak doanya: orang yang puasa ketika berbuka, Imam yang adil dan doanya orang yang didhalimi.” 


Dari Abdullah bin Amr bin al-‘Ash, Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya orang yang puasa ketika berbuka memiliki doa yang tidak akan ditolak.” 


Nah tuh, subhanallah Allah Swt begitu baik kepada hamba-hambaNya yang sedang berpuasa. Sampai-sampai Allah Swt mengijabah doa saat berbuka berpuasa.


Berbagi Makanan Berbuka Pada Sesama

Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang memberi buka orang yang puasa akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun.” (HR ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah)


Dalam hadist Salman al-Farisi berbunyi: “Barangsiapa menyediakan makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, niscaya perkara ini akan menjadi penghapus dosa-dosanya dan menjadi pembebas dirinya dari api Neraka. Dan ia akan mendapat

pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun.”


Indahnya Islam mengajarkan pada kita untuk berbagi. Insya allah, ketika kita berbagi makanan berbuka pada tetangga atau siapapun, maka pahala kita akan sama seperti yang sedang berpuasa. Ini menjadi ladang pahala juga bagi kita yang sedang terhalang untuk berpuasa seperti sedang menyusui, haid, sakit dan lain sebagainya.

Rasulullah Saw mengatakan bahwa pahala tetap akan kita terima meski kita hanya sanggup memberi seteguk air bening pada orang yang berpuasa.

Semoga puasanya berkah yang buk J

8 komentar:

  1. Yg berdoa pas buka, sering lupa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe berarti harus ada yang mengingatkan mbak, ntah alarm, ntah catatan atau lainnya :)

      Hapus
  2. Yang ini ni belum aku : Barangsiapa yang memberi buka orang yang puasa akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun


    Semoga segera

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga kita sama sama berkesempatan beramal yang demikian mbak :)

      Hapus
  3. waktu yg paling dinanti orang berpuasa nih mba:)

    BalasHapus
  4. hari pertama lancar anak puasa dan berbuka dg antusias..hr kedua kmrn deh mulai belepeotan hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. seru ya mbak puasa bareng anak-anak :)

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...