Senin, 16 Maret 2015

Catatan Halaqah……..


     
 Tak ada yang paling membahagiakan kaum muslim saat itu, selain menyambut kedatangan pemimpin mereka, Rasulullah Saw. Detik-detik Rasulullah Saw hijrah ke Madinah memang begitu heroik. Mata kaum muslim berbinar. Ada yang sampai memanjat pohon seraya memandangi ke kejauhan, kalau-kalau Rasulullah telah muncul. Tidak saja kaum muslim, kaum musyrik bahkan kaum Yahudi antusias menyaksikan sosok fenomenal Muhammad Rasulullah memasuki Madinah dalam rangka mengawali kemuliaan peradaban Islam dari sana.

Penantian berakhir, Rasulullah bersama sahabat Abu Bakar dan untanya memasuki Madinah. Mereka disambut dengan dendang shalawat. Kaum muslim sangat menghormati Muhammad, begitu memuliakan dan amat menyayanginya. Sehingga mereka berebut, meminta Rasulullah tinggal di rumah mereka. Rasul yang bijaksana dan adil, memilih untuk membiarkan unta kesayangannya memilih tempat tinggal untuknya. Tak ada perselisihan, tak ada yang tersakiti. Muhammad Rasullah sang Al Qur’an berjalan telah menunjukkan betapa Islam yang dibawanya layak diyakini sebagai aturan kehidupan bagi manusia secara keseluruhan.
Rasullullah membeli tanah, dimana untanya berhenti. Diatas tanah itu kemudian dibangun Mesjid dan rumah tempat tinggal baginda yang mulia. Kelak yang bisa kita teladani dari peristiwa ini, bahwa Mesjid Nabawi yang dibangun Rasulullah bukan hanya tempat sholat, namun tempat Rasulullah berkumpul bersama sahabat beliau, tempat beliau mengurusi urusan rakyat dan tempat menyelesaikan segala perselisihan diantara penduduk Madinah dibawah kepemimpinannya. Muhammad bukan saja Rasul, tapi seorang pemimpin negara, Qahdhi dan panglima militer bagi penduduk Madinah.
Adzan yang dikumandangkan suara keras nan merdu milik sahabat Bilal, menandai secara resmi berdirinya negara Islam pertama. Adzan yang menandakan bahwa kedaulatan hanya pada Allah Swt. Kestabilan internal negara menjadi perhatian utama Rasulullah. Rasulullah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan kaum Anshor, mengamankan kaum yahudi dan berbagai pihak yang membahayakan negara. Setelah itu baru mulai melebarkan sayap Islam ke luar Madinah atas wahyu dari Allah Swt….  
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Klik untuk tembah komentar

Posting Komentar

Blogger Widgets

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...